Toyota C-HR Buat Mereka yang Senang Nyetir Sendiri

Jakarta – Setelah Yaris, Alphard, Vellfire, dan Vios, Toyota memberi alternatif baru untuk masyarakat Indonesia dengan meluncurkan Toyota C-HR. Mobil disebut Toyota cocok untuk mereka yang suka berkendara sendiri.

“Karena itu mobil ini menyasar segmen baru,” ujar Product General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Bansar Maduma kepada wartawan, Selasa (10/4/2018), di Jakarta.

Dengan begitu maka konsumen akan merasakan pengalaman berkendara yang belum pernah dirasakan selama ini, yang akan ditemui pada Toyota C-HR. “Nyetir sendiri tapi dengan tampilan berbeda, jadi bukan common people tapi mobil komoditas, berkendara sendiri sangat nyaman dengan kendaraan ini,” tutur Bansar.

Oleh karena itu lanjut Bansar mengatakan, Toyota C-HR akan mengincar konsumen para pengusaha muda. “Eksekutif muda yang suka nyetir sendiri dan tampil beda,” ujarnya.

All New C-HR yang merupakan paduan Coupe dan SUV menjadikan All New C-HR tampil dalam desain dan karakter yang jauh berbeda. Mobil yang dipamerkan pertama kali di Paris Motor Show 2014 ini memiliki desain body tegas, membuat mobil tampak tampil lebih stylish dan mewah seperti motif berlian. Bodynya menampilkan aura yang kokoh dan lincah.

“Kami sampaikan apresiasi kami terhadap respons positif yang kami terima saat kendaraan ini kami tampilkan di GIIAS. Dan kini kami bangga bisa menghadirkan All New C-HR untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan terhadap mobil dengan desain yang lebih stylish dan modern dengan karakter yang jauh berbeda dibandingkan dengan produk-produk yang sudah ada,” kata President Director TAM,
Yoshihiro Nakata.

Spesifikasi mobil Toyota C-HR

Mobil menggunakan mesin 1.8L 2ZR-FBE dengan teknologi Dual VVT-i yang mampu mencapai power maksimum 141 ps/6400 rpm dan torsi 17,4 kgm/4000 rpm, All New C-HR menawarkan sensasi berkendara yang berbeda. All New C-HR dilengkapi dengan transmisi 7 speed CVT dengan sequential shiftmatic.

Toyota dalam siaran persnya menyebutkan pada eksterior bagian depan, desain 3D headlamp yang ikonik membuat mobil ini terlihat lebih eye catching.

Sementara dari samping, garis desainnya membentuk cutting berlian sehingga memberikan tampilan yang modern. Pada desain eksterior belakang memberikan kesan kokoh pada All New C-HR dilengkapi dengan Rear Combination Lamp.

Eksteriornya juga dilengkapi dengan Rear Spoiler yang iconic dimana memiliki ukuran yang besar dengan desain yang menyatu pada desain body mobil. Disematkan pula pelek alloy berukuran 17 inci dengan ukuran ban 215/60 R17, membuat mobil ini tampil lebih kokoh dengan dimensinya yang besar dengan tinggi 1.565 mm, panjang 4.360 mm dan lebar 1.795 mm.

Perpaduan jarak sumbu roda yang panjang, yaitu mencapai 2.640 mm dan suspensi belakang yang sudah menganut sistem Double Wishbone membuat mobil lebih stabil dan nyaman saat dikendarai.

Desain interior All New C-HR tidak hanya memberikan kenyamanan, tapi juga memberikan kesan yang modern. Didominasi warna Licorice Brown, membuat interiornya terlihat lebih mewah dan menawan. All New C-HR dilengkapi berbagai macam fitur kenyamanan dan keselamatan penumpang.

Mobil sudah didukung fitur-fitur modern seperti pada centre cluster terdapat Head Unit AVX 7″ (DVD, Bluetooth, USB, AUX, Weblink Application dengan Multi-Tasking Window), lalu ada pula Dual Zone Auto A/C yang tampil dengan Digital Display dan design yang sporty.

Selain itu, untuk menunjang kenyamanan pengemudi, All New C-HR dilengkapi dengan Lumbar Support pada kursi pengemudi yang sudah dapat dioperasikan secara elektrik. Untuk menunjang fun to drive disematkan pula Cruise Control, G-Force Indicator serta Driving Mode (ECO & SPORT) yang dapat diatur pada TFT MID dengan ukuran 4.2″.

Pada fitur keselamatan (safety), All New C-HR dilengkapi dengan 7 SRS Airbags (D+P+S+CSA+D-Knee), Anti-Lock Braking System (ABS), Electronic Brake-force Distribution (EBD), Braking Assist (BA), Vehicle Stability Control (VSC), Hill Assist Control (HAC), Traction Control, Auto-Brake- Hold, Impact Absorbing Structure, Blind Spot Monitor, dan Rear Cross Traffic Alert.

All New C-HR hadir dalam 5 pilihan warna yang terdiri dari single tone dan two tone. Untuk Single Tone terdiri dari 3 warna elegan, yaitu Black Attitude, White Pearl, dan Metal Stream. Sedangkan untuk Two Tone, mengkombinasikan Youthful Metallic Color pada bagian Body dan Sporty pada bagian Roof, terdiri dari 2 warna, yaitu Red Mica Metallic + Black Roof dan Blue Metallic + Black Roof.

(khi/ddn : https://oto.detik.com/

6 Tips Memilih Jurusan Kuliah

Memilih jurusan kuliah seringkali membuat kita galau. Terkadang keinginan kita tidak sejalan dengan keinginan orangtua. Memang bangku pendidikan bukanlah segalanya, namun setidaknya dengan memiliki kemantapan hati akan jurusan yang diambil, kita dapat berkembang di dalamnya. Tidak sedikit kakak kakak kelasmu yang menyesal mengambil jurusan pilihannya sekarang, kemudian menganggapnya salah masuk jurusan. Berikut ini tips agar kamu tidak merasa salah masuk jurusan nantinya

1. Kenali minatmu! prospek kerja tidaklah penting

jurusan kedokteran memang bergengsi, tapi aku tak memilihnya, aku mengikuti kata hati dan minatku via http://www.worldwidelearn.com

Minat memang memegang peranan penting dalam menentukan jurusan kuliah. Untuk sementara lupakanlah prospek kerja. Apalah artinya jurusan yang mentereng, bergengsi dan memiliki prospek kerja yang masdecer a.ka masa depan cerah jika ternyata kamu tidak menaruh minat? Tak usahlah ikut-ikutan teman atau gengsi akan suatu jurusan. Justru kamu akan lebih berkembang di minatmu. Jika kamu dari sekarang sudah senang memasak atau berkreasi di dapur, tak usah ragu untuk mengambil jurusan boga. Jika kamu senang bermain dengan nada-nada, maka ambillah jurusan musik sesuai minatmu. Dan kamu akan berkembang pesat disana!

2. Kalau kamu masih bingung dengan minatmu, coba buatlah list daftar jurusan kuliah dan seleksilah!

list jurusan akan mempermudah via http://ardboy-company.blogspot.co.id

Jika ternyata kamu masih bingung dengan jurusan yang sesuai minatmu, cobalah untuk membuat list daftar jurusan kuliah. Hal ini akan mampu menggiring pada apa yang kamu inginkan. Setelah membuat list daftar jurusan kuliah, kamu dapat mencoret satu persatu jurusan yang tidak sesuai dengan kamu. Dan akan tersisa jurusan yang kemungkinan akan kamu pilih. Kamu dapat mencari informasi masing-masing dari orang-orang terdahulumu, orang-orang yang sudah masuk di jurusan tersebut. Kamu dapat menanyakannya ke kakak kelasmu, tetanggamu, ataupun saudaramu.

Continue reading “6 Tips Memilih Jurusan Kuliah”

2018 : Undip Buka Cabang di Batang, Siapa Minat Mendaftar?

Pendirian Perguruan Tinggi Negeri yang selama ini menjadi impian masyarakat Batang, Jawa Tengah, akan segera terwujud. Tahun ini, Universitas Diponegoro (Undip) mulai membuka pendaftaran Fakultas Pertanian dan Peternakan yang akan berdiri di Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar.

“Setelah proses hibah tanah yang diberikan Pemkab Batang selesai untuk pendirian Fakultas Pertanian dan Peternakan, maka tahun pendidikan baru tahun 2018 mulai membuka pendaftaran mahasiswa,” ucap Rektor Undip Yos Johan Utama saat beraudiensi dengan Bupati Batang, Rabu, 10 Januari 2018, di ruang rapat Abirawa.

Yos menjelaskan, Undip sudah memiliki Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP), tapi masih membutuhkan lahan sekitar 10 hektare. Dengan pemberian hibah tanah dari Pemkab Batang, masalah Undip itu bisa teratasi. Continue reading “2018 : Undip Buka Cabang di Batang, Siapa Minat Mendaftar?”

Indonesia Bubar 2030 ?

Kita tengah menghadapiorang-orang yang sudah hilang rasa memiliki terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka ini adalah orang-orang yang “kost” di negeri ini. Bagi mereka, yang penting adalah “cinta agama”dan buang jauh-jauh “cinta tanah air”.

PENTINGNYA TANAH AIR. Ada tiga konsep tentang ukhuwah (persaudaraan), yaitu ukhuwah Islamiyah (persaudaraan umat Islam), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan bangsa), dan ukhuwah basyariyah (persaudaraan umat manusia). Di sini, saya tekankan pada pentingnya ukhuwah wathaniyah. Ukhuwah wathaniyah ini harus didahulukan ketimbang ukhuwah Islamiyah.Sebab, tanpa negara, bagaimana umat Islam bisa melakukan kegiatan keagamaannya?

Pentingnya tanah air dapat kita lihat dari perjalanan hijrah Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah. Nabi ingin mempunyai tanah air (negara) sehingga dakwah Islam bisa berkembang dengan baik. Ini pula mengapa Al Quran masih menyebut-nyebut tentang kisah Fir’aun serta kisah para nabi lainnya. Sebab, kisah-kisah tersebut menyingkapkan adanya sejarah tentang tanah air atau daerah yang pernah dihuni oleh raja-raja terdahulu dan para nabi dalam menjalankan roda pemerintahan dan misi kenabiannya. Dalam pepatah Arab dikatakan, “Barang siapa yang tidak memiliki tanah air, ia tidak memiliki sejarah. Dan, barang siapa yang tidak memiliki sejarah, akan terlupakan. Contoh nyata adalah bangsa Kurdi yang tidak memiliki tanah air sehingga tercerai-berai hidup berdiaspora di Turki, Irak, dan Suriah.

Anehnya, di lingkungan keagamaan muncul pandangan yang memperlawankan antara nasionalisme dan agama. Bahkan, banyak kelompok keagamaan yang menolak nasionalisme dan malah menyebutnya sebagai “kafir” atau thoghut.

Jangan heran jika di negeri-negeri di mana mayoritasnya umat Islam sering kali terjadi pertumpahan darah. Lihatlah Afganistan, Somalia, Irak, Yaman, atau Suriah. Konflik di negeri-negeri Muslim ini tampak sudah berada di ambang batas kemanusiaan. Apalagi, dengan kemunculan NIIS. Kejadian di Timur Tengah tersebut menunjukkan, ternyata kesamaan dalam agama belum atau tak mampu menyatukan masyarakatnya. Islam di Timur Tengah ternyata berpotensi menimbulkan konflik akibat salah tafsir yang kebablasan. Somalia atau Afganistan, misalnya, 100 persen rakyatnya memeluk Islam. Namun, yang terjadi perang saudara, saling rebut kekuasaan dan penindasan oleh rezim berkuasa.

Ini berbalik fakta dengan apa yang terjadi di Indonesia. Semenjak dahulu kala, Islam di Nusantara sudah memperlihatkan wajah yang arif dan damai. Pertikaian memang terjadi, tetapi hanya lokal dan regional yang tak menimbulkan tragedi nasional, sepertidi Irak atau Suriah dewasa ini. Dan, konflik-konflik yang pernah terjadi di Nusantara tersebut justru menumbuhkan sikap dewasa dan matang, seperti secara khusus kita lihat dalam perjalanan dakwah keislaman di bumi Nusantara ini. Para pendakwah Islam sejak dulu tidak serta-merta melakukan “pembumihangusan” terhadap kearifan-kearifan lokal yang sudah lama berserakan di bumi Nusantara. Artinya, mereka tidak menganggap bahwa “warisan nasional” yang ada di bumi Nusantara ini perlu dihancurkan lantas diganti secara frontal dengan simbol-simbol keislaman yang literalis.

Ini jelas jauh berbeda dengan apa yang dilakukan ISIS, Boko Haram, atau Al-Shabab saat menguasai suatu daerah, lalu melakukan penghancuran terhadap warisan-warisan sejarah yang ada, bahkan kuburan pun jadi sasaran penghancuran.

Dari perjalanan pendakwah Islam di bumi Nusantara ini membuktikan tidak adanya pertentangan antara nasionalisme dan ajaran Islam. Mereka menyadari betul bahwa untuk bisa berdakwah, dibutuhkan tanah air yang kondusif. Para ulama Nusantara dikenal sebagai cendekiawan berwawasan luas, penulis yang kreatif dan produktif, serta terlibat dalam berbagai aspek kehidupan sosial, politik, budaya, dan spiritualitas. Mereka adalah agen-agen perubahan. Contohnya Hamzah Fansuri, Bukhari Al-Jauha, Syamsudin Al-Sumatrani, Nuruddin Ar-Raniri, dan Abdul Rauf Al-Singkili. Mereka tiadk hanya telah meletakkan fondasi dakwah yang moderat, tetapi juga mampu memberi bukti nyata bagi perjalanan historiografi dakwah Islam di Nusantara yang menampakkan wajah Islam yang jauh dari sikap dan tindakan radikal.

Hasilnya, bisa kita lihat hingga sekarang. Misalnya, nama-nama pesantrenyang justru dikenal karena nama desa atau daerahnya, seperti Pesantren Tebuireng, Pesantren Krapyak, Pesantren Termas, Pesantren Langitan, Pesantren Buntet, Pesantren Suralaya, dan Pesantren Cipasung. Ini jelas berbeda dengan munculnya pesantren-pesantren dadakan yang dibangun oleh kelompok-kelompok radikal-puritan yang menonjolkan nama kearaban. Bahkan, sama sekali tidak menghiraukan nama desa atau daerahnya karena anggapan yang terpenting buat mereka adalah nama-nama yang dipandang “Islami”. Daerah tempat berpijak tidaklah penting. Yang terlihat di kalangan kelompok radikal seperti iniadalah penonjolan ukhuwan Islamiyah semata dan meniadakan ukhuwan wathaniyah.

Jelaslah, Islam di Indonesia tidak punya akar radikal. Munculnya radikalisme dan terorisme merupakan hasil adopsi kultur keagamaan yang datang dari luar. Katakanlah, Islam yang radikal lebih merupakan “produk impor”, layaknya sebuah produk yang diimpor dari luar negeri dan kemudian dijajakan di dalam negeri. Arus komunikasi global dewasa ini yang memungkinkan orang begitu mudahnya menyerap paham-paham luaran menjadi fakta adanya pergulatan “model baru” dalam memaknai dan menindaki ajaran Islam. Kasus pemblokiran situs radikal menjadi potret ketegasan untuk mempertahankan tanah air dari serbuan informasi yang merusak.

PENEGUHAN PERAN. Sikap moderat ala Islam Indonesia ini sudah saatnya pula diekspor ke mancanegara, khususnya ke Timur Tengah. Kita lihat di Timur Tengah menunjukkan ketidakberimbangan peranan ulama antara ilmu yang dimiliki dan peranannya kepada kemaslahatan orang banyak. Akibatnya, ulama tidak bisa memberikan kontribusinya pada saat terjadi konflik di tengah masyarakat. Ulama di Timur Tengah hebat-hebat. Namun, kiprah mereka biasa-biasa saja, bahkan terlihat ibarat “macan kertas’ karena hanya lihai berkhotbah atau menulis berjilid-jilid kitab, tetapi lembek di lapangan.

Ulama kita lebih baik. Itu yang ingin kita tularkan. Ulama-ulama di negeri kita mampu meredam konflik yang terjadi di daerahnya, seperti kasus Sampang dan kasus Jember. Kiai-kiai di negeri ini punya modal semangat pengabdian yang tinggi. Biarpun ilmu pas-pasan, mereka tergerak untuk mendirikan pesantren yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dan negara.

Islam Indonesia adalah harapan bagi kehidupan masyarakat dunia pada masa yang akan datang. Potensi itu sangat besar karena posisi Muslim Indonesia yang moderat.Karena itu, saatnya kembali meneguhkan Islam Nusantara untuk peradaban Indonesia dan dunia. KH. Said Aqil Siroj

Apakah Kamu Telur, Kentang atau Kopi?

Setiap orang pasti menghadapi tekanan dan masalah dalam hidup. Setiap orang pun punya sikap berbeda dalam meresponi tiap masalah yang dihadapi. Tidak jarang, masalah-masalah membuat kita lelah dan tertekan. Inilah yang dialami Tania, seorang wanita muda berusia 22 tahun yang baru saja masuk ke lapangan kerja.

Dengan lunglai, ia pulang ke rumah melihat sang ayah sedang merebahkan tubuh pada bangku yang ada di beranda depan. Sambil mengeluh, Tania duduk di sebelah ayahnya dan mulai mengeluhkan kesulitan-kesulitan hidupnya. Di akhir cerita ia berkata, “Aku capek, Pa.”

Ayahnya membawa Tania ke dapur. Ia pun segera menjerang air di tiga panci kecil berbeda secara bersamaan. Ketika air dalam panci-panci itu mulai mendidih, ia segera menempatkan kentang di panci pertama, telur di panci kedua, dan serbuk kopi hitam di panci ketiga.

Setelah 20 menit, ia mulai mematikan kompor dan mengambil satu mangkuk lalu meniriskan kentang serta telur yang tadi direbus ke dalamnya. Sang ayah pun mengambil satu cangkir dan mengisinya dengan seduhan kopi. Tania yang bingung dan lelah, memandang ayahnya dengan penuh tanya.

Sambil tersenyum lembut, sang ayah bertanya, “Apa yang kamu lihat?”

“Kentang, telur, dan kopi?” jawab Tania.

“Lihat dan sentuh kentang serta telurnya.” Tania pun menyentuh kentang yang melembut sesudah direbus dan telur rebus. Kemudian ia menyesap kopi yang tadi diseduh sang ayah, aroma kopi itu membuat Tania merasa tenang dan tersenyum kecil.

“Kamu lihat kan baik kentang, telur, dan kopi semuanya menerima perlakuan yang sama yaitu dimasukkan ke dalam air mendidih. Tapi, tidakkah kamu menyadari perbedaan hasil akhir dari ketiganya? Kentang yang awalnya keras menjadi lembut dan mudah dilumat, sebaliknya telur yang semula cair kini mengeras dan menjadi solid. Lain lagi dengan kopi yang akhirnya mengubah warna air dan menghasilkan aroma yang harum. Sama halnya dengan manusia, kita semua mengalami masalah, namun yang membedakan satu dengan yang lain adalah respon kita ketika menghadapi masalah itu. Apakah kita akan hancur, menjadi semakin kuat, atau malah memberi pengaruh yang baik pada sekeliling kita?”

Setelah mendengarkan penjelasan sang ayah, Tania berlari menghampiri ayahnya, memeluk, dan mengucapkan “terimakasih, Papa.”

Sobat Gemintang, sama seperti Tania, kita pun mau tidak mau akan selalu dihadapkan dengan berbagai tantangan dan masalah. Tapi yang paling penting adalah bagaimana sikap kita ketika menghadapi setiap tantangan dan masalah itu. Usahakan setiap tantangan dan masalah yang kita hadapi menjadikan kita semakin kuat, bukannya terpuruk.

UNBK : Tips Semangat Belajar

BUAT REWARD ATAU HUKUMAN Cara agar tidak malas belajar adalah dengan membuat sendiri reward atau hukuman apabila hasil yang diinginkan sesuai atau tidak nantinya. Dengan demikian bisa memacu semangat untuk belajar dan tentunya melatih sikap disiplin dalam diri. Rasa malas bisa dilawan dengan membiasakan diri atau melatih diri untuk disiplin atau dengan kata lain bisa dilawan dengan cara menumbuhkan semangat belajar.

DENGAN MENIKMATI SUASANA BARU Bagaimana maksudnya? Suasana baru yang dimaksudkan disini adalah suasana yang belum biasa kita rasakan. Suasana baru akan memunculkan minat untuk belajar, misalkan saja kamar dalam keadaan berantakan maka cobalah untuk sedikit merapikannya.

LAKUKAN REFRESHING Otak yang sudah mulai penat akan menjadi segar dan bugar kembali ketika sudah di segarkan. Banyak cara untuk melakukan refresh otak , bisa dilakukan dengan sedikit berlibur atau dengan melakukan meditasi sederhana. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kembali kinerja otak agar bisa belajar maksimal kembali.

BELAJARKAH SEBENTAR TAPI RUTIN Yang membuat kita malas belajar kadang karena kebiasaan kita menggunakan sistem belajar SKS atau lebih akrab disebut belajar sistem kerja semalam. Melakukan belajar yang sekaligus seperti ini sebenarnya adalah mamaksakan kinerja otak sehingga bisa dipastikan akan mudah bosan dan akhirnya kebiasaan ini bisa membuat malas untuk belajar. Jadi cobalah untuk belajar sebentar tetapi rutin atau atur jadwalnya untuk membiasakan diri tidak menggunakan sistem kerja semalam.

COBALAH UNTUK MENCARI SEDIKIT HIBURAN Dengan mencoba mencari sedikit hiburan, bisa juga digunakan sebagai salah satu cara agar tidak malas belajar. Banyak jenis hiburan yang bisa kita pilih, mulai dari musik, menonton film motivasi, film hiburan atau sejenisnya, atau jika kita punya hobi menarik bisa kita lampiaskan kebosanan ketika malas melanda.

CINTAKU BOLEH GAGAL SEKARANG, TAPI BELAJAR DAN KARIRKU HARUS SUPER, KARENA SUKSES AKAN MENGUNDANG CINTA YANG LEBIH BERKELAS

“JUARA LKS AKUNTASI” SMK MA’ARIF NU 01 LIMPUNG SUMBANG MEDALI EMAS UNTUK BATANG

Rasa haru dan bangga menyelimuti segenap Pengurus Cabang Ma’arif Kabupaten Batang. Pasalnya, baru saja memboyong beberapa penghargaan dan dinobatkan sebagai juara umum kedua dalam Olimpiade Sains, Ke-NU-an, dan kompetensi LP Ma’arif NU Jawa Tengah (OSKANU) yang digelar di Kampus SMA Nasima Semarang pada 16-17 Desember 2017.
Tercatat ada 1.300 siswa – siswi MI/SD, MTs/SMP, MA/SMA/SMK dilingkungan LP Ma’arif NU perwakilan dari 34 Cabang LP Ma’arif Kabupaten/kota di Jawa Tengah. Tujuh belas cabang ditanding dan dilombakan dalam ajang bergengsi tersebut. Diantaranya Olimpiade KE-NU-an, Matematika, IPA, IPS, Fisika, Biologi, Kimia, Ekonomi, Sosiologi, LKIR, dan Majalah Dinding 3Dimensi. Khusus jenjang SMK jenis yang diperlombakan terdiri dari Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Otomotif, LKS Teknik Komputer Jaringan, dan LKS Akuntansi.

Continue reading ““JUARA LKS AKUNTASI” SMK MA’ARIF NU 01 LIMPUNG SUMBANG MEDALI EMAS UNTUK BATANG”

Bosen : TSM Juara Osiscup terus

SMK Ma’arif NU 01 Limpung atau biasa disebut Sekolah Keren sukses gelar OSIS NUSA CHAMPIONSHIP atau populer dengan sebutan OSIS CUP. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari mulai tanggal 18-22 Desember 2017 di Lapangan Limpung. Tercatat ada 15 tim yang sangat antusias berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Event yang menjadi salah satu program kerja OSIS Sekolah Keren periode 2017/2018 ini memiliki tujuan sebagai wadah untuk menyalurkan bakat dan kreativitas siswa dalam bidang Olahraga, Khususnya sepak bola. Para siswa beradu dan memamerkan skill mereka dalam menaklukkan bola ditanah lapang. Tak hanya siswa, guru juga turut berpartisipasi meramaikan kegiatan OSIS CUP tersebut.
Peserta berasal dari perwakilan siswa dari bidang keahlian dan jurusan yang ada si SMK Ma’arif NU 01 Limpung. Setiap tim terdiri dari 17 anak (11 pemain inti dan 6 pemain cadangan). Semua tim bertanding secara sportif dan mengikuti tata tertib. Begitu juga dengan suporter yang tetap menjaga ketertiban saat menyaksikan pertandingan.

Dalam OSIS CUP 2018 Tim yang berhasil masuk babak final adalah kelas XII TSM 4 dan kelas XII MM. Hasil akhir menyatakan XII TSM 4 sebagai juara I. XII MM sebagai juara II, dan XI TSM 3 sebagai Juara III

Peserta pun begitu antusias mempersiapkan pertandingan baik mulai fisik, mental, kaos dan sporter. Amin Zaenudin, Kepala SMK Ma’arif NU 01 Limpung berharap pertandingan ini dapat memotivasi para pelajar untuk berprestasi di bidang olah raga. Selain meningkatkan minat dan bakat siswa, kegiatan itu juga mampu membentuk jiwa sportifitas siswa.
“Kita berharap Osis Cup ini menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan bakat olah raganya. Tak kalah pentingnya, menjadi ajang silaturahmi serta mempererat tali persaudaraan sesama generasi muda,” tutur Amin.
Menyimak dampak positif kegiatan ini bagi pelajar, Kepala Sekolah Keren tersebut berharap, pertandingan ini tetap dilaksanaksanakan dan lebih ditingkatkan lagi pada tahun-tahun berikutnya.
“Ini perlu kita support. Ivent olahraga ini merupakan salahsatu kegiatan yang membuat generasi sehat, disiplin, sportif dan terhindar dari pengaruh narkoba,”

SMK Ma’arif NU 01 Limpung : Siapkan kader bangsa lewat IPNU & IPPNU

Pimpinan Komisariat IPNU dan IPPNU SMK Ma’arif NU 01 Limpung menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439H, sekaligus pelantikan pengurus IPNU-IPPNU. Acara tersebut dilaksanakan tanggal 13 Desember 2017. Peringatan maulid nabi Muhammad SAW dan pelantikan IPNU-IPPNU ini dibuka oleh Kepala SMK Ma’arif NU 01 Limpung atau yang familiar dengan sebutan Sekolah Keren.

Upacara pembukaan yang diikuti oleh seluruh warga sekolah serta dihadiri juga oleh PC IPNU-IPPNU Kab. Batang dan tamu undangan lainnya.
Berbagai persiapan dilakukan sebelum kegiatan berlangsung, baik itu dari peserta pelantikan maupun grup sholawat.

Kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan simtud duror Al- author dan dibuka dengan sambutan oleh Kepala SMK Ma’arif NU 01 Limpung.
Prosesi pelantikan pengurus baru PK IPNU-IPPNU dipimpin langsung oleh ketua cabang rekan Bastomi dan rekanita Desy Atinasikhah. Ketua IPNU Cabang Kabupaten Batang menyampaikan dalam sambutannya selamat dan sukses atas palantikan rekan-rekanita PK IPNU-IPPNU SMK Ma’arif NU 01 Limpung masa khidmat 2018/2019.

Setelah prosesi pelantikan dilanjutkan dengan maidhoh khasanah oleh Kyai Ahmad Mujar dari Sembung, Banyuputih, ini merupakan puncak acara Maulid Nabi. Acara berlangsung dengan khidmat, dan diakhiri dengan do’a bersama dipimpin langsung oleh Kyai Ahmad Mujar.

Tetap semangat dalam belajar, berjuang, dan bertaqwa melalui IPNU-IPPNU. Diharapkan dapat menjadi generasi yang mampu menangkal gejala-gejala terorisme yang menjadi isu saat ini. Ujar Akhmad Saiful Munir

Apa itu Kids Jaman Now

Apa itu kids jaman now ? Dan bagaimana ciri dan asal muasal kata kids jaman now ?
Nah, mungkin anda sering bertanya-tanya, darimanakah asal muasal kata “kids jaman now” ini. Kok bisa sampai menjadi tenar dan viral di dunia maya. Langsung saja, selengkapnya tentang kids jaman now ada di bawah ini:

Apa itu pengertian kids jaman now ?
Kalimat kids jaman now tersusun dari 2 bahasa, yakni dari bahasa inggris dan juga bahasa indonesia. Dimana kata “Kids dan now” merupakan kata di dalam bahasa inggris. Dan kata “jaman” berasal dari bahasa indonesia.
“Kid” di dalam bahasa inggris, jika diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia berarti “Anak”. Sedangkan kata “Kids” berarti “Anak-anak”. Begitupula dengan kata “Now”, jika diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia artinya adalah “Sekarang atau saat ini”.
Dari keterangan diatas dapat diambil sebuah kesimpulan. Bahwa arti dari kalimat Kids jaman now adalah “Anak-anak jaman sekarang”.
Walaupun sebenarnya penulisan kata “jaman” salah, karena yang benar adalah “zaman”. Semuanya tidak jadi masalah, karena bahasa diatas tergolong ke dalam bahasa slang atau bahasa gaul ala netizen di dumay saat ini. Dan bukan merupakan bahasa indonesia atau bahasa inggris yang baik dan benar.

Sejarah dan asal-usul kalimat kids jaman now
Sebenarnya kata ini tidak jelas siapa pencetus pertamanya, namun kata ini banyak diposting oleh berbagai akun kak seto gadungan di berbagai sosial media, khususnya di facebook. Mereka membuat akun palsu untuk berkomentar di berbagai fanspage grup meme. Dalam komentarnya, mereka biasa menggunakan gabungan kata dari bahasa indonesia dan bahasa inggris. Dari sinilah kata kids jaman now bermula.

Kalimat kids jaman now ditujukan kepada anak-anak jaman sekarang yang dirasa alay dan berbuat keluar batas dari norma yang ada. Jadi para kak seto gadungan tersebut sering mengkritik kelakuan kids jaman now yang buruk dan diluar batas tersebut. Namun kebanyakan hanya untuk lucu-lucuan dan bahan candaan saja. Misalnya seperti kalimat.

“Selamat pagi kids,
sudahkah anda menyeduh micin pagi ini ?”
“Saya lihatin dulu, nanti juga saya sleding satu-satu”
“Selamat siang kids jaman now”
“Available available saja Kids jaman now”
“Kids, tidak barokah jika tanpa link” dan lain sebagainya.

Ciri-ciri kids jaman now
Anak-anak maupun remaja yang umumnya di sebut sebagai “kids jaman now” pada umumnya memiliki ciri yang mudah dipahami, misalnya seperti anak yang alay dan juga kelewat narsis. Selengkapnya berikut ciri anak yang dapat disebut sebagai kids jaman now.
Kesimpulan dan penutup
Ya begitulah pengertian dan asal-usul dari kids jaman now. Pada intinya, Kids jaman now merupakan anak yang sering melakukan kenakalan remaja dan berkelakuan tidak sesuai dengan umurnya. Mereka kelewat narsis dan berlaku berlebihan khususnya di dunia maya. Anak-anak jaman dahulu (kids jaman old), sering mengkritik kelakuan mereka lewat meme yang bertebaran di dunia maya. Khususnya bagi para akun kak seto gadungan.
SEMOGA ANDA, SAYA DAN SEKELUARGA TERHINDAR DARI FENOMENA KIDS JAMAN NOW INI. SEKIAN DAN TERIMA KASIH.